Sabtu, 05 Juni 2010

BUNUH DIRI, SEBUAH TREN?

Depresi merupakan faktor utama seseorang melakukan tindakan bunuh diri
Sulit berkonsentrasi, sering mengalami kesulitan tidur, kehilangan selera makan, sedih berkepanjangan dan sulit melupakan masalah. Apakah anda merasa mengalami hal-hal diatas? Jika ya, anda wajib meneruskan membaca tulisan ini, karena hal tersebut adalah beberapa indikasi depresi yang bisa menjadi pendorong hingga akhirnya seseorang melakukan tindakan bunuh diri

Menjadi pelupa karena sulit berkonsentrasi, kehilangan semangat hidup, sering mengalami gangguan tidur ketika malam, cepat marah, kehilangan selera makan, kelelahan yang berkepanjangan, sulit melupakan masalah, sering merasa tak berharga, sedih yang berkepanjangan, dan selalu merasa pesimis akan masa depan. Hal-hal diatas merupakan 10 indikasi depresi yang dapat memacu seseorang untuk akhirnya melakukan tindakan bunuh diri.

Drs. Achmad Djunaidi M.Si, psikolog klinis yang juga merupakan dosen psikodiagnostik jurusan psikologi Universitas Padjadjaran mengatakan ada 3 alasan utama mengapa seseorang akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Pertama karena ia merasa hidupnya tidak berguna, ia sudah putus asa akan keadaan hidupnya. Kedua adalah rasa malu yang berlebihan, sehingga ia ingin lari dari rasa malu tersebut, dan bunuh diri menurutnya merupakan cara yang tepat untuk bisa lari dari kenyataan tersebut.
Faktor keluarga dan budaya jelas tak bisa dilupakan begitu saja sebagai salah satu faktor utama mengapa seseorang melakukan tindak bunuh diri. Seorang anak yang dari kecil selalu dimanja dan semua keinginannya terpenuhi pada saat dewasa antinya tidak akan terbiasa untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Di jepang, ada sebuah kebiasaan dimana ketika mereka tidak dapat mencapai apa yang sudah menjadi tujuannya maka untuk menutup rasa malu tersebt mereka melakukan tindak bnuh diri yang disebut hara-kiri. Menurut mereka akan jauh lebih terhormat mati dengan cara tersebut dibanding dengan hidup dengan menanggung rasa malu akibat kegagalan.

Ella Nurlela, Dra, M.Si selaku dosen STKS (Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial) mengutarakan faktor-faktor yang menyebabkan orang melakukan tindak bunuh diri. “Secara internal factor lemahnya mental sang pelaku menjadi sangat penting disini. Selain itu factor stress dan depresi berat juga mendorong seseorang untuk melakukan tindak bunuh diri tersebut. Secara eksternal tekanan lingkungan, pengaruh obat-obatan dan faktor ekonomi juga merupakan bebrapa factor utama mengapa seseorang berani melakukan tindakan bunuh diri.”

Ketika seseorang sudah mulai memisahkan diri serta mengasingkan diri dari lingkungannya dan akhirnya melakukan tindak bunuh diri, berarti secara tidak langsung mereka sudah tidak memiliki identitas diri yang bisa dibanggakan, tidak mempunyai alternatif pemecahan masalah, dan tidak mampu melihat sebuh permasalahan secara realistik. Mereka putus asa dan merasa tidak diperlukan lagi di dunia ini. Maka lari dari kenyataan dengan cara mengakhiri hidup mereka merupakan jalan akhir yang menurut mereka paling benar.

Peran media yang tak jarang mengekspose berita-berita tentang orang-orang yang melakukan tindak bunuh diri jelas memilki pengaruh terhadap kejiwaan seseorang. Menurut Ella Nurlela, Dra, M.Si,jelas pengaruhnya ada, perilaku manusia salah satunya di bentuk karna faktor modelling/peniruan. Jadi tidak menutup kemungkinan ekspose tentang bunuh diri yg di lakukan oleh media massa malah menjadi kekuatan untuk ditiru oleh sebagian masyarakat Indonesia yang belum memiliki pengetahuan dan pengertian yang benar akan hal tersebut.

Peran media yang kian memberitakan berita-berita tentang peristiwa bunuh diri juga sangat berpengaruh terhadap pola pikir manusia. “Orang-orang yang sedang depresi akan melihat fenomena bunuh diri dengan cara melompat dari ketinggian tersebut sebagai alternatif yang baik untuk lari dari masalah mereka, oleh karena itu mereka terkesan ikut-ikutan,” ujar Dr. Baniah Patriawati, dokter sekaligus direktur pelayanan Rumah Sakit Jiwa Bandung.

Drs. Achmad Djunaidi M.Si mengatakan bahwa angka bunuh diri di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara di dunia. Namun di Indonesia sendiri angka bunuh diri jauh lebih besar di daerah-daerah antara perkotaan dan pedesaan. Mereka yang tinggal di struktur kehidupan perkotaan namun masih terjebak dalam budaya daerah biasanya memiki tekanan yang cukup tinggi. Mereka memiliki banyak impian dan harapan untuk menjadi lebih baik di kota, namn pada kenyataannya mereka tidak atau belum memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kesuksesan tersebut. Mereka yang terlanjur membual akhirnya dirundung rasa depresi, frustasi , dan malu yang sangat besar. Untuk menghindarinya, bunuh diripun menjadi pilihan akhir.

Seringkali kita mendengar alasan-alasan orang ingin bunuh diri atau yang memang sudah bunuh diri dikarenakan masalah-masalah seperti putus cinta, dipecat dari pekerjaan, gagalnya impian, dan hal-hal semacam itu. Peran keluarga dan kerabat manjadi sangat penting ketika kita menghadapi masalah. Berbagi rasa dengan cara bercerita baik itu dengan keluarga, kerabat atau psikiater dapat membantu seseorang untuk mememukan jalan keluar dari masalahnya. secara umum tindakan yg harus dilakukan paad orang yang akan melakukan percobaan bunuh diri adalah disadarkan pandangan/pemahamannya tentang fakta persoalan yg di hadapi agar realistis atau diberi obat penenang agar bisa melupakan persoalan sementara waktu dan kemudian di beri penanganan lebih lanjut melalui tindakan konseling agar emosinya menjadi stabil dan realistis.

Tuhan sendiri mengatakan bahwa Ia sekali-kali tidak akan memberikan suatu cobaan yang tidak bisa dihadapi manusia. Dalam kehidupan ini kita pasti akan menemukan kesulitan-kesulitan, namun akan selalu ada hikmah dibalik setiap kesulitan tersebut. Hidup ini hanya satu kali, manfaatkanlah sebaik mungkin.

16 comments:

moses sinaga mengatakan...

gw juga sering depresi, tapi gw ga pengen bunuh diri kok! cuma orang bego yang pengen bunuh diri, udah bagus" dikasih hidup sama Tuhan.. BERSYUKUR!

angelia sitanggang mengatakan...

menurut gw org" yang bunuh diri itu org" yang g punya agama, atau g g deket sama sang pencipta, makanya mereka suka ambil kesimpulan untuk bunuh diri. makanya spy mengurangi tingkat kematian akibat bunuh diri, sebaiknya kt lebih mendekatkan diri kepada tuhan YME.

rico mengatakan...

ah, emang tuh orang" pada bunuh diri nyari sensasi aja kalii.

Anonim mengatakan...

wah gw sih g akan bunuh diri se-setres" nya gw, makanya punya temen dong yang bisa d andalkan d stiap saat.

Anonim mengatakan...

sulit berkonsentrasi, sering mengalami kesulitan tidur, kehilangan selera makan, sedih berkepanjangan dan sulit melupakan masalah. INI GW BANGET! terus sekarang gw harus ngapain biar ga bunuh diri juga?

aku si wanita lemah mengatakan...

gw sebentar lagi bunuh diri putus cinta huhuhu bye dunia yang jahat

Anonim mengatakan...

gw susah tidur tapi bukan karena depresi dan mau bunuh diri. makasi info nya

dennis mengatakan...

ya kali bunuh diri jadi tren?

swandi mengatakan...

knp harus bunuh diri sih? bego

pratama mengatakan...

attuuuuut :(

anna yuniarni putri mengatakan...

tergantung iman dan mental sih sebenernya, kalo emg lo lemah dan gampang putus asa ya milih jalan bunuh diri, sedih deh liat nya kasian

apriliarizky mengatakan...

bunuh diri sebenernya bukan jalan keluar, msh ketemu siksa kubur loh yg lbh kejam dr siksa di dunia,mending berdoa aja deh biar semua masalah yg ada dikasih solusi nya sm tuhan

melissa hendriana mengatakan...

kenapa mesti bunuh diri? hidup cuma sekali dan dunia terlalu indah untuk dilewatkan

Andyta Larasaty (Ayasa) mengatakan...

emangnya kalo abis bunuh diri, kehidupannya bakal lebih baik ya? bukannya malah merasakan siksa api neraka yang lebih heboh daripada yang orang lain rasakan? hmmm

fahrani empel mengatakan...

kalo g punya agama,bunuh diri emg jawaban yang paling bener. hmm kalo gw dgosipin berlebihan gw juga mau bunuh diri aja.

Syaifullaah mengatakan...

Assalaamu'alaikum.
Innalillaahi, bnuh dri? Naudzubillaah mindzalik. Smga kta tdak melkukan hal HINA & LAKNAT tersbut. Bgaimna cra menghndari keinginan bnuh dri? Insyaallaahu ta'ala jwabannya ada di : as-slaf-as-shalih.blogspot.com. Jazakumullaahu khairan.

Poskan Komentar